Curi Spanduk Politik Korut, Mahasiswa AS Minta Maaf

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 29 Februari 2016, 12:15 WIB
Curi Spanduk Politik Korut, Mahasiswa AS Minta Maaf
korea utara/net
rmol news logo Korea Utara menghadirikan seorang mahasiswa Amerika Serikat yang ditahan ke hadapan media pada hari ini (Senin, 29/2).

Mahasiswa University of Virginia bernama Otto Warmbier itu mengaku dan meminta maaf secara terbuka atas ulahnya yang berusaha untuk mencuri spanduk politik dari salah satu bagian hotel di mana ia menginap saat berkunjung ke Korea Utara.

Warmbier yang berusia 21 tahun itu diketahui masuk ke Korea Utara sebagai turis. Ia datang ke Korea Utara bersama dengan kelompok wisata Young Pioneer Tours, agen wisata yang mengkhususkan diri dalam perjalanan ke Korea Utara.

Ia dan sejumlah peserta wisata lainnya tinggal di Hotel Yanggakdo International yang terletak di sebuah pulau di sebuah sungai yang mengalir melalui Pyongyang.

Di hotel itu, Warmbier menyelinap masuk ke ruangan khusus staf untuk mencuri spanduk. Namun ulahnya tersebut tertangkap petugas setempat. Hal itulah yang membuatnya diamankan dan dituduh telah melakukan kejahatan anti negara.  

Di hadapan media ia mengaku bahwa spanduk politik Korea Utara itu sengaja dicurinya atas perintah dari seorang anggota gereja Amerika Serikat yang menginginkannya sebagai bentuk trofi bagi gereja.

Tidak ada keterangan soal hukuman apa yang kemudian akan dihadapi Warmbier terkait ulahnya tersebut atau soal kapan ia akan dibebaskan. Demikian seperti dimuat Associated Press. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA