Setidaknya begitu yang terungkap dalam pemungutan suara atas referendum yang dilakukan akhir pekan kemarin (Minggu, 28/2). Sekitar 59 persen pemilih memilih "Tidak" pada proposal yang diajukan oleh sayap kanan Partai Rakyat Swiss tersebut.
Dalam pemungutan suara tersebut, seperti dimuat
BBC, ada sekitar lima juta orang warga Swiss yang memiliki hak suara.
Mayoritas warga Swiss menilai bahwa pelanggaran ringan yang dilakukan oleh warga negara asing di Swiss seperti mengebut atau berdebat di depan umum merupakan hal yang salah. Namun hal itu tidak perlu berujung pada deportasi.
Pemungutan suara tersebut dilakukan di tengah kegelisahan meningkatkan masalah imigrasi. Partai Rakyat Swiss pun mengajukan rencana aturan semacam itu.
Diketahui di Swiss sendiri ada hampir dua juta pemegang paspor asing yang tinggal secara permanen di Swiss. Dengan demikian, mereka membentuk sekitar 25 persen dari populasi Swiss.
Namun untuk mendapatkan status kewarganegaraan Swiss bukanlah hal yang mudah karena mereka harus mengikuti prosedur yang rumit serta mahal.
Pemerintah Swiss mengatakan, hanya dua dari setiap 100 orang asing yang tinggal di Swiss telah diberikan kewarganegaraan Swiss.
[mel]
BERITA TERKAIT: