PM Pakistan Janjikan Sikap Lebih Keras Atas Pembunuhan 'Kehormatan'

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 23 Februari 2016, 18:08 WIB
PM Pakistan Janjikan Sikap Lebih Keras Atas Pembunuhan 'Kehormatan'
pm pakistan/net
rmol news logo Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menegaskan bahwa pihaknya akan mengubah hukum yang memungkinkan keluarga untuk membunuh anak perempuan mereka atas nama kehormatan.

Sharif menyebut bahwa para pelaku pembunuhan anak perempuan dalam keluarga tidak boleh diampuni.

"Ini benar-benar melawan Islam dan siapa saja yang melakukan hal ini harus dihukum dengan sangat berat," kata Sharif seperti dimuat The Guardian (Selasa, 23/2).

Hal itu diungkapkan Sharif setelah menyaksikan penayangan dokumentasi pendek nominator Oscar yang berkisah tentang praktik pembunuhan anak perempuan oleh keluarga sendiri dengan dalih kehormatan.

Merujuk pada data dari kelompok kampanye pembela perempuan, Aurat Foundation, ada sekitar 1.000 perempuan dibunuh di Pakistan setiap tahunnya karena dinilai membuat malu atau aib pada keluarga. Sebagian diantaranya ada yang diadili di meja persidangan, namun lebih banyak yang tidak terjerat hukum.

Kendati banyak pemimpin agama yang mengutuk pembunuhan, namun dalam praktiknya masih banyak dukungan atas tradisi tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA