AS Tolak Upaya Pembicaraan Damai Untuk Akhiri Perang Korea

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 22 Februari 2016, 13:55 WIB
AS Tolak Upaya Pembicaraan Damai Untuk Akhiri Perang Korea
korea utara/net
rmol news logo Amerika Serikat menolak menggelar pembicaraan dengan Korea Utara yang bertujuan untuk secara resmi mengakhiri Perang Korea. Penolakan tersebut dilakukan menyusul langkah Korea Utara yang semakin agresif melakukan uji coba nuklir.

Dikabarkan Wall Street Journal, seperti dikabarkan ulang Press TV (Senin, 22/2), pemerintah Obama secara diam-diam setuju untuk membahas perjanjian perdamaian untuk secara resmi mengakhir Perang Korea.

Perang Korea terjadi pada tahun 1950-1953 dan berakhir dengan perjanjian gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Dengan demikian secara teknis, hingga saat ini Perang Korea belum usai.

Kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat John Kirby pada Minggu (21/2), proposal untuk menegosiasikan perjanjian damai di Semenanjung Korea datang dari Korea Utara.

"Untuk memperjelas, Korea Utara lah yang mengusulkan pembahasan perjanjian damai," ujarnya.

Amerika Serikat menyerukan agar program atom senjata Korea Utara menjadi bagian dari pembicaraan. Namun Korea Utara menolak usulan tersebut.

" Kami secara seksama mempertimbangkan usulan mereka , dan memperjelas bahwa denuklirisasi harus menjadi bagian dari setiap diskusi tersebut, " kata Kirby.

"Namun demikian Korea Utara menolak tanggapan kami," tuturnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA