Siklon tropis yang membawa angin dengan kekuatan hingga 325 kilometer per jam itu menyebabkan sedikitnya 10 orang tewas dan ribuan orang mengungsi dari rumah mereka.
"Ini memang adalah waktu yang menyedihkan, namun juga waktu untuk beraksi, kita akan merebut kembali apa yang telah hilang dari kita," kata Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," sambungnya seperti dimuat
Reuters.
Sejumlah lembaga bantuan Australia menawarkan bantuan untuk membantu proses pembersihan pasca bencana. Akibat bencana tersebut, setidaknya 80 persen masyarakat Fiji saat ini masih hidup tanpa aliran listrik.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: