
Lebih dari sepertiga dari migran yang melakukan perjalanan berbahaya dari Turki melalui laut menuju Yunani merupakan anak-anak.
Menurut data terbaru kantor anak-anak PBB (UNICEF) yang dirilis Selsa (2/2), untuk pertama kalinya sejak awal krisis migran di Eropa, jumlah anak-anak dan wanita yang datang.
"Anak-anak saat ini mencapai 36 persen dari mereka yang mempertaruhkan persimpangan laut berbahaya antara Yunani dan Turki," kata juru bicara UNICEF Sarah Crowe.
"Anak-anak dan perempuan yang bermigrasi kini mencapai hampir 60 persen dari orang-orang yang masuk dari Makedonia," tambahnya.
Angka tersebut menunjukkan perubahan yang signifikan sejak Juni tahun lalu di mana 73 persen di antara migran adalah laki-laki dewasa.
Koordiator khusus UNICEF untuk pengungs dan krisis migran di Eropa Marie Pierre menyebut bahwa anak-anak dan perempuan lebih rentan terhadap bahaya saat melakukan perjalanan ke Eropa.
"Implikasi dari lonjakan ini dalam proporsi anak-anak dan perempuan bergerak sangat besar," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
AFP.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: