Abaikan Larangan Berlayar, "Ratu Karibia" Tenggalam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 24 Januari 2016, 12:57 WIB
Abaikan Larangan Berlayar, "Ratu Karibia" Tenggalam
karibia/net
rmol news logo Sebanyak 13 orang tewas setelah sebuah perahu wisata kecil tenggal di sebuah pulau terpencil di laut Karibia di Nikaragua pada akhir pekan ini. Ketigabelas orang yang meninggal itu semuanya berasal dari Kosta Rika.

Kapal bernama "Ratu Karibia" itu diketahui tengah membawa wisatawan dari sejumlah negara untuk berlibur di pulau Little Corn Karibia saat terhempas angin kencang dan tenggelam.

Menurut keterangan dari juru bicara pemerintah Nikaragua Rosario Murillo, selain 13 orang tewas, Nikaragua juga berhasil menyelamatkan 21 orang lainnya yang juga ikut dalam pelayaran. 13 di antaranya berasal dari Kosta Rika, tiga dari Nikaragua, dua dari Inggris, dua warga Amerika Serikat serta satu orang warga Brasil.

Dugaan sementara menyebut bahwa perahu tenggelam karena terhempas angin kencang. Pemilik perahu dinilai lalai karena mengabaikan larangan berlayar yang dikeluarkan oleh pemerintah Nikaragua sejak Jumat kemarin (22/1).

Padahal jelang akhir pekan ini pemerintah Nikaragua melarang pelayaran di kawasan Karibia karena adanya angin kencang dan kelombang tinggi. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA