Swiss Alami Desember Terhangat Sejak 150 Tahun Terakhir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 30 Desember 2015, 13:00 WIB
Swiss Alami Desember Terhangat Sejak 150 Tahun Terakhir
swiss/net
rmol news logo Tahun ini Swiss mengalami bulan Desember terpanas sejak setidaknya 150 tahun yang lalu.

Begitu kata seorang pakar iklim dari kantor federal meteorologi klimatologi (MeteoSwiss) Stephan Bader awal pekan ini.

"Tidak ada keraguan tentang itu. Ini Desember terpanas dalam pengukuran kami bila melihat kembali ke tahun 1864," sebutnya seperti dimuat The Guardian.

Rata-rata suhu di negara tersebut pada Desember tahun ini adalah 3,4 derajat celcius ke atas.

Sebelumnya, Organisasi Meteorologi Dunia telah memperingatkan bahwa secara global, tahun ini akan menjadi tahun terhangat karena pola cuaca El Niño. Masalah perubahan iklim bisa menyebabkan rata-rata suhu global meningkat menjadi 6 derajat celcius atau lebih.

Ilmuan iklim di Perancis mengatakan bahwa tahun ini pola cuaca El Niño adalah yang terkuat yang pernah diukur, melebihi pola yang sama yang pernah terjadi tahun 1997 hingga 1998 lalu, baik dari segi suhu permukaan laut dan luas permukaan yang terkena .
"El Niño ini mungkin adalah yang paling kuat dalam 100 tahun terakhir," kata Jerome Lecou, seorang ahli iklim di layanan cuaca Prancis Meteo France. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA