"Milik kita hanya perahu nelayan, tampaknya bagi saya reaksi dari kapal angkatan laut Rusia terlalu dibesar-besarkan," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.
Insiden tersebut semakin memperkuat ketegangan antara kedua negara. Sebelumnya, hubungan Turki dan Rusia masuk ke dalam fase tegang setelah Turki menembak jatuh jet tempur Rusia yang tengah melakukan misi menggempur ISIS di Suriah.
"Rusia dan Turki tentu harus membangun kembali hubungan kepercayaan yang pernah kita miliki, tapi kesebaran kita (Turki) atas Rusia memiliki batas," sambungnya seperti dimuat
Reuters (Selasa, 15/12).
Cavusoglu pun menyebut bahwa Rusia telah menempatkan diri pada posisi yang konyol karena menuding Turki telah menembak jatuh jet tempur Rusia untuk melindungi pasokan minyak dari ISIS.
"Tak satupun percaya itu," katanya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: