Akibatnya, sejumlah sekolah serta konstruksi luar terpaksa dihentikan sementara sejak Senin (7/12). Status tersebut diberlakukan hingga Kamis tengah hari.
Sejak beberapa tahun terakhir, seperti dimuat
BBC, China diketahui menghadapi masalah pencemaran udara akibat industri yang tengah berkembang, peningkatan emisi kendaraan, serta debu-debu dari lokasi konstruksi.
Pencemaran udara semakin diperburuk dengan kelembaban udara serta kurangnya angin di negeri tirai bambu.
Akibat kondisi pencemaran udara yang semakin buruk sejumlah sekolah yang tidak memiliki sistem penyaringan udara yang baik disarankan untuk ditutup sementara. Selain itu penggunaan kendaraan pribadi di jalan-jalan juga semakin diperketat dengan sistem plat nomor mobil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: