Tanggapan itu bahkan disampaikan secara langsung oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al Jubeir dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Adel al Jubeir meminta pemerintah Iran untuk tidak mengeksploitasi tragedi Mina demi kepentingan politik. Ia juga meminta Iran untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan dari otoritas Arab.
"Ini bukan situasi untuk bermain politik,. Saya harap pemimpin Iran bisa lebih peka dan bijaksana dan menunggu hingga kita mengetahui hasil penyelidikan," ujarnya seperti dikutip
Reuters (Senin, 28/9).
Sebelumnya, pemimpin Iran Ayatullah Ali Khameini menyebut bahwa tragedi Mina merupakan bentuk kesalaha pemerintah Arab.
Sementara Jaksa Agung Iran Ebrahim Raisi secara terang-terangan menyebut tragedi Mina sebagai kejahatan yang dilakukan otoritas Saudi terhadap para jemaah haji.
"Kami akan mendorong pengadilan internasional dan dunia internasional untuk mulai mengadili Saudi atas kejahatan mereka terhadap jemaah haji. Ini bukan ketidakmampuan, tapi ini sebuah kejahatan," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: