Kapal tersebut diketahui tenggelam pada April tahun 2014 lalu. Dalam tragedi tersebut, lebih dari 300 orang tewas.
Menurut keterangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan, konsorsium tersebut dipimpin oleh perusahaan milik pemerintah Tiongkok yakni Shanghai Salvage Co. Disepakati bahwa perusahaan Tiongkok tersebut akan menaikkan 6.800 ton badan kapal Sewol pada bulan Juli tahun depan.
Korea Selatan sendiri menyetujui rencana tersebut, pasalnya ada desakan kuat dari keluarga korban untuk mengangkat bangkai kapal. Hal itu dilakukan untuk mencari tahu lebih lanjut soal apa penyebab tenggelamnya kapal.
Kontrak resmi terkait hal tersebut, seperti dimuat
Associated Press, rencananya akan dilaksanakan esok hari.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.