Mulanya, Raja Salman beserta rombongannya berencana liburan di kawasan pantai tersebut selama tiga minggu. Namun karena adanya protes, Raja Salman memutuskan untuk memotong waktu liburan hanya menjadi delapan hari.
Ia dan rombongan mengakhiri liburan pada Minggu (2/8). Sisa waktu liburan Raja dan rombongan pun akhirnya dialihkan ke Maroko.
Menyusul kedatangan sang raja, diketahui lebih dari 100 ribu orang menandatangani petisi yang menentang penutupan kawasan pantai dengan dalih demi keamanan raja.
Kawasan pantai pun akan kembali dibuka untuk umum mulai hari ini (Senin, 3/7). Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: