KRISIS MALAYSIA

Konflik Najib dan Mahathir Semakin Gawat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 05 Juli 2015, 23:32 WIB
Konflik Najib dan Mahathir Semakin Gawat
rmol news logo Perdana Menteri Najib Razak meradang. Orang nomor satu di Malaysia itu akan menggugat Wall Street Journal yang menurunkan artikel tentang dugaan transfer dana sebesar 927 juta dolar AS ke rekening pribadi Najib.

Mahathir Mohamad diduga berada di balik artikel tersebut.

Menurut laporan WSJ, dana sebanyak itu berasal dari dana negara untuk program 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Rencana Najib menggugat WSJ disampaikan sekretaris politik Perdana Menteri Malaysia, Muhammad Khairun Aseh.

"Laporan itu dikerjakan dengan niat jahat berdasarkan sumber-sumber yang tidak substansial dan tidak jelas," ujarnya.

Hari Jumat lalu (3/7), WSJ menurunkan artikel yang menggemparkan dunia. Dana yang ditransfer ke rekening pribadi Najib itu berasal dari sejumlah insititusi yang terkait dengan program 1MDB.

Di hari yang sama, Kantor Perdana Menteri Malaysia telah mengeluarkan pernyataan resmi. Menurut Kantor Perdana Menteri Malaysia, berita itu adalah sabotase politik.

Adapun pihak 1MBD menegaskan tidak ada sepeserpun dana mereka yang ditransfer ke rekening Najib.

Najib memperkirakan, sabotase politik ini memiliki kaitan dengan konflik antara dirinya dan mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang sempat memintanya mengundurkan diri. Sementara itu, beberapa waktu lalu aparat keamanan Malaysia sempat menghentikan pidato Mahathir yang dinilai menyerang pemerintahan Najib. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA