Seorang Hakim Agung Meksiko, Olga Sanchez mengatakan bahwa negara harus membawa hukum di jalur yang benar.
"Apa gunanya memiliki norma-norma yang tidak valid? Anda hanya harus perlu mengubah undang-undang," kata Sanchez seperti dimuat
Reuters.
Di Meksiko sendiri penikahan sesama jenis masih di larang, kecuali di dua negara bagiannya.
Sebelumnya pada putusan pengadilan 19 Juni lalu, undang-undang yang membatasi pernikahan sesama jenis dinilai tidak konstitusional.
Keputusan itu didasarkan pada lima putusan yang terpisah. Artinya, pasangan sesama jenis bisa menikah dengan perintah pengadilan di negara-negara bagian yang belum mengesahkan pernikahan sesama jenis.
Ibukota Meksiko yakni Mexico City menjadi kota pertama di Amerika Latin yang memungkinkan pasangan sesama jenis menikah pada tahun 2009 lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: