Pasalnya Yunani merupakan negara kecil. Selain itu zona Euro juga tengah melakukan reformasi.
Begitu kata anggota dewan gubernur Bank Sentral Eropa Christian Noyer seperti dimuat
Channel News Asia pada Senin (8/6).
"Saya tidak percaya bahwa Yunani benar-benar memiliki pengaruh serius pada penggunaan euro dan posisinya sebagai mata uang internasional," kata Noyer yang juga merupakan Gubernur Bank of France saat mengikuti konferensi ekonomi di Montreal,
"Yunani merupakan dua persen dari zona ekonomi euro, sehingga posisinya benar-benar marjinal," demikian Noyer.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: