
Keluarga dan kerabat dari sekitar 400 penumpang yang hilang pasca tenggelamnya kapal pesiar "Eastern Star" di Sungai Yangtze masih berharap adanya keajaiban dalam proses evakuasi hari ini (Rabu, 3/6).
"Saya berharap untuk sebuah keajaiban," kata salah seorang ayah dari penumpang yang belum ditemukan, Tan Zhenxing seperti dimuat
Channel News Asia.
Sementara itu tim penyelamat mengaku tengah berpacu dengan waktu untuk bisa menemukan korban selamat. Paslanya, saat ini hanya tinggal bahian lambung kapal yang saat ini muncul di permukaan. Sedangkan air di sekitar tenggelamnya kapal berada dalam kondisi keruh.
Sejauh ini baru 14 orang korban yang berhasil diselamatkan. Sedangkan 18 jasad yang telah ditemukan. Ratusan lainnya diperkirakan masih hilang atau mungkin terjebak di dalam kapal tersebut.
Kapal yang membawa total 456 orang itu diketahui tenggalam saat tengah berlayar di Sungai Yangtze pada Senin (1/6) akibat badai. Rute tersebut merupakan rute wisata yang populer dari kota timur Nanjing ke barat daya kota Chongqing.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: