Berbeda dari sebelumnya, dalam video tersebut tidak tampak sang pimpinan kelompok yakni Abubakar Shekau. Sebagai gantinya, dalam video tersebut seorang pria yang belum teridentifikasi identitasnya menjadi pembicara.
Ia membawa senjata api laras panjang dan menutupi wajahnya. Selain menggaungkan klaim bahwa pihaknya merupakan tentara kekhalifahan di Afrika Barat, ia juga mengatakan bahwa video itu diambil di wilayah Sambisa.
Dalam video berdurasi 10 menit itu, pria tersebut membantah pernyataan tentara negara Nigeria yang mengklaim telah merebut kembali seluruh kota dari militan.
Pri itu menunjukkan sejumlah kartu identitas tentara pemerintah yang telah tewas serta puing-puing yang mereka sebut adalah jet pemeirntah yang ditembak jatuh.
Absennya Shekau dari video terbaru Boko Haram itu memicu sejumlah spekulasi soal nasibnya saat ini.
BBC pada Rabu (3/6) menyimpulkan bahwa ada sejumlah kemungkinan mengapa Shekau absen dari aksi Boko Haram terbaru. Pertama, Shekau bisa saja terluka. Kedua, kemungkinan ia tewas di tengah konflik, atau yang ketiga ia tengah bersembunyi. Tidak satupun dari ketiga spekulasi tersebut yang bisa dikonfirmasi kebenarannya.
[mel]
BERITA TERKAIT: