
Pasca mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi nomor satu FIFA pada Selasa (2/6) kemarin, Sepp Blatter diinvestigasi oleh sejumlah pejabat Amerika Serikat terkait dengan kasus korupsi yang menjerat organisasi sepakbola dunia itu.
Kepada
New York Times, sejumlah pejabat Amerika Serikat anonim mengatakan bahwa mereka bisa bekerjasama dengan sejumlah tokoh FIFA untuk menyelidiki lebih lanjut soal tuduhan pemerasan dan pencucian uang yang menjerat sejumlah petinggi FIFA. Namun demikian tidak dijelaskan lebih lanjut soal penyelidikan yang dimaksud.
Sebelumnya, FBI, Internal Revenue Service, dan US Attorney for the Eastern District of New York yang terlibat dalam upaya penjeratan para petinggi FIFA enggan mengomentarai pengunduran diri Blatter.
Diketahui, pengunduran diri Blatter terjadi di tengah kemelut yang tengah menimpa FIFA saat ini. Blatter baru saja terpilih kembali sebagai Presiden FIFA pada Jumat pekan lalu. Selang dua hari sebelumnuya, sejumlah petinggi FIFA diamankan di Swiws karena kasus pencucian uang dan pemerasan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: