Pada hari Minggu (31/5), tim dari Iran House of Cartoon yang terdiri dari beberapa ahli karikatur menilai lebih dari 1.000 karya. Dari karya-karya tersebut disaring menjadi 270 karya.
Karya karikatur tersebut bukan hanya berasal dari Iran, tapi juga dari sekitar 40 negara lainnya seperti Brasil, Australia, dan Amerika Latin.
Karikatur-karikatur terpilih akan ditampilkan di empat buah lokasi di Teheran.
Kontes tersebut difokuskan pada kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh ISIS, termasuk pemenggalan, pemboman, dan perusakan artefak kuno di Irak dan Suriah.
"Saya sangat senang telah berpartisipasi dalam kontes ini karena saya percaya pada penyebabnya. Pembantaian yang ISIS telah merusak seni dan budaya serta kemanusiaan," kata salah seorang kontestan.
Secara resmi, kompetisi itu dikenal dengan sebutan DAESH International Cartoon and Caricature Contest. Konters tersebut pertama kali diluncurkan pada Februari lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: