Bangunan tersebut merupakan saksi bisu sejarah saat Mubarak dilengserkan dari tampuk kekuasaan Mesir.
Bukan hanya bangunan utama, blok kantor di sekitarnya yang pernah menjadi pusat birokrasi negara juga dihancurkan.
BBC (Senin, 1/6) mengabarkan bahwa penghancuran itu dilakukan menyusul keputusan pemerintah Mesir April lalu untuk memberikan tanah tersebut kepada Museum.
Bangunan tersebut dan kantor NDP di dekat Sungai Nil diketahui disita oleh pemerintah Mesir pada April 2011 lalu.
Mubarak sendiri saat ini masih mendekam di balik jeruji besi karena jeratan kasus korupsi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: