Kementerian Pendidikan Nepal memerintahkan agar sejumlah sekolah kembali dibuka. Karena banyak gedung sekolah yang rusak dan tidak aman, maka pemeirntah membuka ruang kelas sementara bagi para pelajar Nepal.
Dengan demikian, mulai esok hari (Senin, 1/6), sebagian besar pelajar di Nepal bisa kembali belajar.
Akibat gempa yang mengguncang Nepal 25 April lalu, lebih dari 90 persen sekolah hancur di sejumlah distrik terparah yang diguncang gempa seperti Gorkha, Sindhupalchok dan Nuwakot.
Menurut pernyataan UNICEF, 32.000 ruang kelas hancur dan 15.352 ruang kelas rusak akibat gempa. Bukan hanya itu, gempa juga merengut setidaknya 8.693 korban jiwa dan melukai 22.221 orang lainnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: