Ia menjelaskan bahwa di dalam 139 kuburan yang ditemukan di wilayah perbatasan dengan Thailand hanya diisi masing-masing oleh satu jasad.
"Tidak ada kuburan massal. Ini adalah satu orang dalam satu makam," tegasnya pada Kamis (28/5).
Sebelumnya ada kecurigaan bahwa ada lebih dari satu jasad yang dikubur dalam masing-masing kuburan yang ditemukan di wilayah kamp perhutanan itu. Kuburan-kuburan tersebut diduga berisi jasad para migran yang diperdagangkan.
Saat ini tim forensik Malaysia masih terus melakukan penggalian dan investigasi soal apa penyebab kematian para jasad itu.
"Alasan untuk penggalian ini adalah untuk melihat apakah ada kejahatan yang telah dilakukan, atau kekerasan yang dilakukan terhadap orang-orang," sambungnya seperti dimuat
Reuters.
Wan Junaidi mengatakan tugas harus diselesaikan pada minggu pertama Juni mendatang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: