Tak main-main, ia pun akan pergi ke Amerika Serikat pekan depan untuk menekankan permintaanya tersebut.
Dalam keterangan pers, Onaga menyebut bahwa warga Okinawa telah lama merasa keberatan karena harus menjadi tuan rumah dari puluhan ribu tentara Amerika Serikat serta berbagi sekitar 18 persen dari luar wilayahnya untuk dijadikan fasilitas militer Amerika Serikat.
Sebagai gubernur yang baru terpilih dalam pemilihan umum tahun lalu, Onaga menuding Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tidak memperhatikan keinginan warga Okinawa.
Seperti dimuat
Reuters (20/5), ia pun menegaskan penolakan usulan untuk memindahkan pangkalan militer Futenma Amerika Serikat ke lokasi lain di Okinawa.
Perlu Diketahui, Jepang dan Amerika Serikat telah sepakat untuk menutup pangkalan Futenma pada tahun 1996 lalu. Namun ada usulan untuk memindahkan pangkalan itu ke bagian lainnya di Okinawa. Namun usulan tersebut mendapat pertentangan dari warga setempat yang menilai bahwa pangkalan militer Amerika Serikat membuat bising dan polusi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: