Perlu dikabarkan bahwa pekan lalu, lima buah kapal Iran melepaskan tembakan ke haluan kapal tanker Singapura Alpine Eternity di perairan internasional di Teluk. MPA mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.
"Kebebasan navigasi dan arus perdagangan bebas adalah hal yang sangat penting untuk Singapura dan negara-negara maritim perdagangan lainnya. Gangguan tersebut dengan hak navigasia dalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional," kata MPA seperti dimuat
Channel News Asia (Senin, 18/5).
Serangan itu dilakukan menyusul insiden kapal berbendera Singapura yang menabrak platform pengeboran minyak Iran pada 22 Maret lalu.
Namun MPA menegaskan bahwa Singapura telah melaporkan kejadian tersebut pada hari berikutnya.
"MPA telah segera dimulai penyelidikan keamanan laut dalam insiden itu sesuai dengan kode investigasi Organisasi Maritim International dan penyelidikan masih berlangsung," sambung MPA.
Dalam insiden tersebut tidak ada kerusakan fatal ataupun cedera kru.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: