Keempat pimpinan ISIS yang dimaksud adalah Abd al-Rahman Mustafa al-Qaduli, Abu Mohammed al-Adnani, Tarkhan Tayumurazovich Batirashvili, dan Tariq Bin-al-Tahar Bin al Falih al-'Awni al-Harzi.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menawarkan imbalan hingga 7 juta dolar AS bagi siapapun yang bisa memberikan informasi terkait dengan Qaduli yang digambarkan sebagai pimpinan paling senior ISIS. Sebelum bergabung dengan ISIS, Qaduli disebut-sebut sempat bergabung dengan afiliasi al-Qaeda di Irak.
Sementara itu, Amerika Serikat juga menawarkan imbalan masing-masing 5 juta dolar AS untuk informasi terkait Adnani dan Batirashvili, dan 3 juta dolar AS untuk Harzi.
Seperti dimuat
BBC (Rabu, 6/5) menggambarkan Adnani sebagai seorang pejabat sekaligus juru bicara ISIS sedangkan Batirashvili merupakan komandan medan perang ISIS di Suriah utara dan Harzi sebagai kepala pembom bunuh diri ISIS.
Keempat petinggi ISIS itu masuk dalam daftar Rewards for Justice Program yang tengah dicanangkan oleh Amerika Serikat.
Dalam program yang sama, negeri Paman Sam juga menawarkan imbalan untuk informasi terkait sejumlah sosok lainnya. Di antaranya adalah Ayman al-Zawahiri. Setiap informasi valid terkait dengan pemimpin Al-Qaeda pengganti Osama Bin Laden sejak Juni 2011 lalu itu akan diganjar imbalan senilai 25 juta dolar AS.
Selain itu, program yang sama juga menawarkan hingga 10 juta dolar AS bagi informasi terkait dengan sosok utama pimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi.
[mel]
BERITA TERKAIT: