Utus Menlu, AS Cairkan Kebekuan Hubungan dengan Sri Lanka

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 02 Mei 2015, 10:44 WIB
Utus Menlu, AS Cairkan Kebekuan Hubungan dengan Sri Lanka
john kerry/rm
rmol news logo Amerika Serikat mulai mencarikan kebekuan hubungan bilateral dengan Sri Lanka dengan mengutus Menteri Luar Negeri John Kerry untuk datang ke Sri Lanka pada hari ini (Sabtu, 2/5).

Kedatangan Kerry ke Sri Lanka itu bertujuan untuk memberikan dukungan Amerika Serikat kepada presiden yang baru terpilih Maithripala Sirisena. Ini adalah kali pertama kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ke Sri Lanka dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

Perlu diketahui, hubungan bilateral Amerika Serikat dan Sri Lanka sempat tidak harmonis akibat masalah kejahatan hak asasi manusia saat Sri Lanka dipimpin oleh Mahinda Rajapaksa.

Menurut keterangan pejabat senior Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat kepada Reuters, kunjungan Kerry ke Sri Lanka akan fokus membawa agenda mendukung upaya Sirisena untuk memajukan demokrasi dan menegakkan hak asasi manusia, serta memberantas korupsi dan meluncurkan proses rekonsiliasi nasional di Sri Lanka.

Bukan hanya itu, Kerry juga rencananya akan membahas soal perdagangan dan investasidi Sri Lanka.

Diketahui, Sri Lanka merupakan negara yang mengekspor sekitar 2.5 miliar barang ke Amerika Serikat pada tahun lalu.

Sebagai informasi, Sirisena berhasil mengalahkan Rajapaksa dalam pemilihan umum Januari lalu dengan dukungan dariminoritas Tamil dan Muslim. Sirinesa mengakhiri kepemimpinan satu dekade Rajapaksa yang dinilai kritikus memiliki kasus pelanggaran HAM dan nepotisme serta korupsi. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA