Airbus Tunjuk Korean Air Aerospace untuk Produksi Ujung Sayap Sharklets A330neo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 27 April 2015, 16:58 WIB
Airbus Tunjuk Korean Air Aerospace untuk  Produksi Ujung Sayap Sharklets A330neo
Sayap Sharklets A330neo/airbus
rmol news logo Produsen pesawat komersial Airbus menunjuk Korean Air Aerospace Division (KAL-ASD) untuk menyuplai perangkat ujung sayap Sharklet baru yang juga mencakup penambahan rentang sayap bagi A330neo. A330neo sendiri merupakan varian baru dari pesawat berbadan lebar terlaris A330.

Sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, KAL-ASD yang merupakan divisi manufaktur Korean Air Group akan memproduksi perangkat ujung sayap baru berbahan komposit tersebut di pabriknya di Busan, Korea Selatan untuk kemudian dikirimkan ke perakitan akhir A330 di Toulouse, Perancis.

Perlu diketahui, KAL-ASD merupakan salah satu partner industri jangka panjang Airbus, dengan hubungan yang telah terjalin lebih dari 25 tahun. Kini KAL-ASD telah memproduksi dan menyuplai suku cadang untuk berbagai program Airbus, termasuk Sharklets untuk pesawat terlaris A320, panel lapisan bodi pesawat, serta pemasangan lantai untuk A330 dan pintu kargo berbahan komposit untuk A350 XWB.

Terkait kerjasama untuk menyuplai parangkat sayap Sharklet baru, dengan terinspirasi dari lengkungan ujung sayap yang khas milik pesawat tipe A350 XWB, rentang sayap A330neo sendiri akan diperpanjang secara keseluruhan dari 60,3 meter yang ada pada A330ceo saat ini menjadi 64 meter. Perpanjangan rentang sayap itu sendiri dapat menghasilkan daya angkat yang lebih besar sembari mengurangi efek seretan (drag).

Bersama dengan mesin A330neo yang merupakan generasi terbaru Rolls-Royce Trent 7000, perangkat ujung sayap baru tersebut yang disertai peningkatan aerodinamis serta fitur kabin baru lainnya memungkinkan pesawat A330neo untuk menghemat 14 persen bahan bakar per kursi bila dibandingkan dengan A330ceo yang telah beroperasi saat ini.

Berbagai inovasi tersebut bukan hanya menjadikan A330neo pesawat berbadan lebar paling efisien di kelasnya, tapi juga memungkinkan operator meraih keuntungan dengan peningkatan daya jelajah hingga 400 mil laut sambil tetap menawarkan keuntungan dari kesamaan operasional dari seluruh jajaran produk Airbus.

Airbus sendiri baru akan mulai mengirimkan A330neo pada kuartal keempat tahun 2017.

Sebagai informasi, A330 yang sekarang mencatatkan lebih dari 1.500 pemesanan sudah digunakan oleh 100 operator di seluruh dunia. A330 merupakan bagian dari lini produk pesawat berbadan lebar Airbus yang komprehensif dan mencakup pula pesawat A350 XWB yang lebih besar serta pesawat A380 dengan kabin bertingkat.

Rangkaian jenis pesawat dengan berbagai variannya itu dapat memenuhi segala kebutuhan maskapai, baik untuk penerbangan regional, jarak menengah, maupun jarak jauh. Rangkaian pesawat tersebut berkapasitas 250 hingga lebih dari 500 kursi penumpang. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA