Tawaran Bantuan Mengalir Deras ke Nepal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 26 April 2015, 01:42 WIB
Tawaran Bantuan Mengalir Deras ke Nepal
gempa nepal/net
rmol news logo Gempa berkekuatan 7,8 skala richter (SR) di Nepal telah menewaskan lebih ribuan orang. Saat ini, pemerintah setempat telah mengumumkan kondisi darurat di daerah bencana.

Berdasarkan laporan jurubicara polisi Nepal kepada BBC (Sabtu, 25/4) disebutkan bahwa lebih dari 1.150 orang tewas dalam gempa tersebut.

Sementara itu, beberapa negara telah menawarkan bantuan kepada Nepal. Amerika Serikat misalnya, negara pimpinan Barack Obama itu telah mengirimkan tim tanggap bencana. AS jga menyiapkan dana bantuan awal sebesar 1 juta dolar AS untuk mengatasi kebutuhan mendesak.

Negera tetangga Nepal,  India, tidak mau ketinggalan. Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengirim pesawat angkut militer dengan tiga ton persediaan makanan dan tim tanggap ke Nepal. India juga mengirimkan tiga pesawat yang telah dimodifikasi menjadi rumah sakit mobile.

Sementara Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif telah berjanji untuk membantu pemerintah Nepal secepatnya. Perdana Menteri Inggris David Cameron menegaskan komitmen bahwa Inggris akan melakukan semua yang bisa untuk membantu pasca gempa. Presiden Prancis Francois Hollande juga menyatakan siap untuk menanggapi permintaan bantuan ke Nepal. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA