Menurut sebuah laporan yang dimuat harian Jerman
Die Welt yang dirujuk
Press TV pada Selasa (14/4), pemerintahan di bawah pemerintahan kanselir Jerman Konrad Adenauer pada saat itu secara sembunyi-sembunyi menyalurkan ratusan juta dolar ke dalam program nuklir Israel.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa ada kesepakatan informal yang dibuat antara dua belah pihak saat rezim mantan Presiden Israel Shimon Peres bertanggung jawab atas proyek senjata nuklir.
Disebutkan bahwa pada tanggal 14 Mei 1960, Adenauer bertemu dengan sosok yang kemudian menjadi Perdana Menteri Israel David Ben-Gurion saat berada di hotel Waldorf Astoria New York. Pada saat itu, dengan kedok pinjaman 10 tahun untuk pembangunan fasilitas nuklir Dimona di Gurun Neges, disepakati bahwa Jerman Barat memberikan pinjaman sebesar 500 juta dolar.
Amerika Serikat baru-baru ini merilis laporan dokumentasi dari perkiraan kemampuan senjata nuklir Israel tahun 1987. Dirilisnya laporan itu menyusul permintaan Freedom of Information Act.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: