
Raja Mohammed VI telah menyampaikan rasa belasungkawanya kepada keluarga dan kerabat korban kecelakaan bus dengan truk pembawa bahan bakar gas yang terjadi pada Jumat (10/4). Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan menanggung semua biaya untuk pemakaman dan perawatan di rumah sakit bagi para korba luka.
Kecelakaan fatal yang terjadi di distrik Chbika dekat kota Tan-Tan itu diketahui merenggut 35 nyawa. Termasuk di antaranya adalah atlet-atlet muda yang baru mengikuti kompetisi olahraga.
BBC mengabarkan bahwa bus itu tengah dalam perjalanan dari Rabat menuju Laayoune di Sahara Barat ketika kecelakaan terjadi.
"Sebagian besar korban adalah anak-anak berusia antara 8 hingga 14 tahun," kata keterangan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga setempat.
Dalam sebuah video yang merekam kejadian menunjukkan api berkobar dari bus tersebut serta puing-puing berserakan di lokasi kejadian.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: