Berdasarkan kabar yang dilansir
Asia One (Sabtu, 14/3), wanita berusia 42 tahun itu ditangkap setelah anak perempuannya yang bernama Etta menuturkan kepada guru sekolahnya bahwa ia telah mendapat penyiksaan dari ibunya. Ia juga menyebut bahwa ibunya memiliki masalah kecanduan minuman beralkohol.
Setelah mencari bantuan dari guru sekolahnya dan pekerja sosial, kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi karena kekhawatiran atas keselamatan Etta.
Belum jelas soal luka apa saja yang berada di tubuh Etta. Namun demikian, kasus tersebut akan ditindaklanjuti oleh Departemen Pekerjaan Sosial.
Dalam penyelidikan di rumah tersangka, polisi menemukan sejumlah kecil zat yang diduga ganja. Penyelidikan itu sendiri masih terus dilakukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.