Associated Press (Sabtu, 28/2), sejumlah motif yang dianalisa mulai dari upaya mengacaukan negara, ekstremisme, konflik Ukraina hingga kehidupan pribadinya.
Perlu diketahui, Nemtsov yang berusia 55 tahun ditembak mati sekitar tujuh sampai delapan kali dari sebuah mobil di sebuah jembatan yang tidak jauh dari Kremlin.
Perlu diketahui, Nemtsov adalah wakil perdana menteri era 1990-an di bawah Presiden Boris Yeltsin dan telah menjadi salah satu kritikus paling vokal Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Namun, tak lama setelah kejadian itu, Presiden Putin sendiri secara tegas mengutuk pembunuhan Nemtsov dan siapapun pelakunya.
Kematian Nemtsov ini terjadi dua hari sebelum oposisi menggelar aksi massa besar di Moskow.
Nemtsov pernah ditangkap beberapa kali karena berbicara keras menentang Kremlin.
Misalnya pada tahun 2011 ketika ia memprotes hasil pemilihan parlemen dan pada tahun 2012 ketika ia bersama puluhan ribu orang turun ke jalan memprotes Putin.
[mel]
BERITA TERKAIT: