Perlu diketahui, UEA dan Ukraina baru-baru ini telah menandatangani kesepakatan kerjasama teknologi pertahanan. Ukraina mengklaim bahwa hal itu akan disusul dengan pasokan peralatn militer dari UEA ke Ukraina. Namun demikian, UEA membantah klaim tersebut.
"Kesepakatan itu tidak menetapkan kontrak untuk mengirim persenjataan ke Ukraina," kata Penasihat Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al Nahyan.
Diketahui, UEA dan Ukraina menandatangani nota kesepahaman tentang kerjasama militer-teknis selama pameran pertahanan IDEX-2015 di Abu Dhabi awal pekan ini.
Setelah penandatanganan, penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov, Anton Gerashchenko, menulis di jejaring sosial bahwa kerjasama ini akan mencakup pasokan beberapa jenis senjata dan peralatan militer ke Ukraina oleh UAE.
Seperti dimuat
Russia Today (Jumat, 27/2), Gerashchenko sendiri mengklaim bahwa pasokan senjata ke Ukraina akan menjadi semacam balas dendam kecil UEA ke Moskow karena UEA menyalahkan Rusia atas penurunan harga minyak.
[mel]
BERITA TERKAIT: