Bebas Dari AS, Anggota Tentara Merah Ini Lanjut Hukuman di Jepang

Pelaku Pernah Melakukan Serangan di Indonesia Tahun 1986

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 20 Februari 2015, 19:01 WIB
Bebas Dari AS, Anggota Tentara Merah Ini Lanjut Hukuman di Jepang
Tsutomu Shirosaki/net
rmol news logo Kepolisian Jepang menangkap seorang mantan anggota militan komunis Tentara Merah yang baru saja tiba di Bandara Narita Tokyo setelah selesai menjalani hukuman penjara di Amerika Serikat.

Mantan militan itu sendiri diketahui bernama Tsutomu Shirosaki. Ia kembali ke Tokyo setelah selesai menjalani hukuman penjara di Amerika Serikat.

Shirosaki baru dibebaskan pada tanggal 16 Januari, dan kemudian dipindahkan ke fasilitas yang dijalankan oleh Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat sebelum akhirnya ke Jepang.

Ia memiliki sederet catatan kriminal. Pada tahun 1971, Shirosaki mulanya ditangkap di Jepang karena berupaya melakukan perampokan bank dan kemudian ia dihukum kurungan penjara selama 10 tahun.

Namun ia bersama dengan sejumlah anggota Tentara Merah lainnya dibebaskan pada tahun 1977 dalam sebuah pertukaran untuk sandera yang mereka tangkap dalam pembajakan pesawat Japan Airlines di Dhaka, Bangladesh. Ia pun kemudian melarikan diri dari Jepang.

Kemudian pada tahun 1996, seperti dimuat Press TV, ia ditangkap di tempat persembunyiannya di Nepal dan diserahkan ke Amerika Serikat. Penahanannya itu dilakukan karena ia pernah melakukan percobaan pembunuhan dan kejahatan lainnya terkait serangan mortir di kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta pada 14 Mei 1986. Ia baru selesai menjalani masa hukumannya 16 Januari lalu.

Pria 67 tahun itu pun saat ini kembali ke Jepang untuk menjalani hukuman atas tuduhan melakukan serangan terhadap kedutaan Jepang di Jakarta dan membakar sebuah kamar hotel di Jakarta pada tahun 1986. Pihak kepolisian meyakini bahwa aksi itu dilakukan dengan tujuan untuk menghancurkan barang bukti terkait mortir serangan yang dilancarkannya di kedutaan besar Amerika Serikat dan Jepang pada saat itu.

Perlu diketahui, Tentara Merah Jepang didirikan oleh Fusako Shigenobu awal tahun 1971 dengan tujuan menggulingkan pemerintah Jepang dan monarki. Kelompok ini secara resmi dibubarkan pada tahun 2001. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA