Menurut keterangan dari Menteri Luar Negeri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida pada Selasa (17/2), jumlah itu dua kali lipat dari yang sebelumnya dijanjikan negeri sakura pada bulan lalu.
Namun demikian, belum ada rincian lebih lanjut soal negara mana saja yang akan menerima bantuan tersebut.
Reuters memuat, langkah tersebut diambil Jepang setelah dua warga negaranya menjadi korban eksekusi ISIS bulan lalu, yakni jurnalis Kenji Goto dan rekannya Haruna Yukawa. Keduanya diekseskusi asetelah Jepang tidak memberikan tebusan sebesar 200 juta dolar AS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: