"Saya telah mempersiapkan undang-undang untuk reformasi pelayanan intelijen," kata Kirchner dalam sebuah siaran televisi lokal seperti dimuat
BBC (Selasa, 27/1).
Ia menambahkan, draft rancangan itu akan didiskusikan dalam sebuah sesi darurat kongres.
Menurut Kirchner, badan intelijen Argentina yang ada saat ini masih memuat banyak struktur yang sama seperti ketika masa pemerintahan militer. Padahal pemerintah mliter telah berakhir sejak tahun 1983 lalu.
Karena itulah ia menilai Intelligence Secretariat yang ada saat ini akan dibubarkan. Sebagai gantinya, badan intelijen baru yang disebut dengan Federal Intelligence Agency akan dibangun. Menurutnya, kepemimpinan di badan intelijen yang baru itu akan ditunjuk oleh presiden dan tetap membutuhkan persetujuan senat.
"Memerangi impunitas telah menjadi prioritas pemerintah saya," tambahnya.
Gebrakan ini dibuat Kirchner setelah kematian misterius jaksa Alberto Nisman, hanya beberapa jam sebelum ia bersaksi melawan pejabat senior pemerintah yang terkena kasus pada 18 Januari lalu.
Nisman menuding bahwa sejumlah pejabat senior pemeirntah termasuk Presiden Kirchner dan Menteri Luar Negeri Hector Timerman ikut terlibat dalam upaya menutupi fakta.
Ia kemudian ditemukan tewas di apartemennya di Buenos Aires bersamaan dengan sebuah senjata api. Investigasi awal menyebut bahwa ia telah melakukan bunuh diri. Namun penyidik tidak mengesampingkan potensi bahwa ia dibunuh atau dibuat dalam keadaan seolah bunuh diri.
[mel]
BERITA TERKAIT: