Kemarin (Kamis, 15/1), Pemerintahan Obama mengumumkan seperangkat peraturan baru yang akan berlaku pada hari ini terkait pelonggaran pembatasan perjalanan, bisnis, dan pengiriman uang ke negeri sosialis itu. Ini adalah realisasi dari janji Presiden Obama bulan lalu ketika ia mengumumkan rencana hubungan diplomatik yang normal dengan Havana. Demikian dilaporkan
The New York Times.
Berdasarkan peraturan baru, warga AS akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Kuba untuk alasan yang lebih longgar tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin khusus dari pemerintah. Maskapai penerbangan dan agen perjalanan akan diizinkan untuk memberikan layanan ke Kuba tanpa lisensi tertentu. Para wisatawan yang akan ke Kuba juga diberikan berbagai kelonggaran. Baca:
Pejabat AS: Kuba Bebaskan 53 Tapol Menuju Normalisasi HubunganPeraturan baru ini juga akan memudahkan bagi penyedia telekomunikasi AS dan lembaga keuangan untuk melakukan bisnis dengan Kuba.
Para pejabat AS mengatakan, pendekatan baru ini juga akan menguntungkan Kuba.
"Perubahan ini akan berdampak langsung dan memberdayakan rakyat Kuba, mempromosikan perubahan yang positif bagi warga Kuba," kata Menteri Keuangan AS, Jacob J. Lew, yang departemennya mengawasi kebijakan sanksi atas Kuba.
"Kuba memiliki potensi nyata untuk pertumbuhan ekonomi. AS dapat membantu rakyat Kuba menentukan masa depan mereka sendiri," tambahnya.
Kebijakan AS ini menyusul kebijakan Kuba yang telah membebaskan 53 orang tahana politik sesuai kesepakatan Obama dan Presiden Kuba, Raul Castro. Kuba juga telah melepas tahanan asal AS dan warganya yang pernah bekerja sebagai mata-mata untuk AS.
Obama pun demikian, telah melepaskan tiga mata-mata Kuba yang telah ditahan selama bertahun-tahun dan dianggap pahlawan rakyat di Havana.
[ald]
BERITA TERKAIT: