Surat kabar Perancis, Libération meminjamkan ruangan bagi para editor dan staf
Charlie Hebdo yang selamat dalam insiden itu untuk menggelar rapat.
Dalam rapat tersebut, para editor dan staf yang berjumlah sekitar 25 orang membahas sejumlah hal, mulai dari insiden penembakan pekan lalu hingga rencana edisi berikutnya, baik dari subjek, layout hingga tenggat waktu. Rapat itu sendiri dipimpin oleh pemimpin redaksi, Gérard Biar.
Sydney Morning Herald mengabarkan, rapat tersebut berlangsung lebih dari tiga jam. Mereka menargetkan pada Rabu pekan depan Charlie Hebdo bisa kembali menerbitkan edisi terbaru sebanyak 1 juta eksemplar.
Demi menjaga keamanan, ketika rapat berlangsung, sejumlah petugas keamanan berjaga di depan kantor redaksi tersebut,
Rapat tersebut adalah yang pertama digelar setelah kantor redaksi majalah mingguan itu diserang oleh tiga orang pria bersenjata yang menembak mati 10 jurnalis dan kartunis utama
Charlie Hebdo serta dua orang polisi yang berjaga.
[mel]
BERITA TERKAIT: