Dua rudal tersebut menargetkan sebuah kompleks di daerah Datta Khel, Waziristan Utara, yang dicurigai sebagai lokasi persembunyian para militan. Hal ini karena wilayah tersebut berada di perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan.
Belum ada laporan mengenai waktu dan identitas korban tewas, namun kantor berita Pakistan Dawn TV mengabarkan seorang anggota Al Qaeda Umar Farooq diduga berada di antara korban tewas dalam serangan itu.
Umar Farooq diyakini sebagai salah satu pemimpin Al Qaeda untuk Pakistan dan Afghanistan.
Ini adalah serangan pesawat tak berawak AS ke-20 di Pakistan sejak tahun 2014. Hingga saat ini, setidaknya 141 orang dilaporkan telah tewas dalam serangan tersebut sejak awal tahun ini. Sebagian besar yang tewas diyakini militan.
Meskipun protes berulang kali diajukan oleh pemerintah Pakistan, pihak AS tidak pernah berhenti menlancarkan serangan.
Mereka mengklaim aksinya itu menjadi cara yang efektif untuk melenyapkan militan yang bersembunyi di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan, yang sering melancarkan serangan lintas-perbatasan pada AS memimpin pasukan NATO di Afghanistan.
[dem]
BERITA TERKAIT: