Utusan Korea Utara itu adalah anggota Presidium Badan Politik dari Partai Pekerja Korea, Choe Ryong-hae.
Dikabarkan
China Daily (Jumat, 14/11), Menteri Pembangunan Timur Jauh Rusia Alexander Galushka sebelumnya pada akhir Oktober lalu menyebut bahwa investor swasta Rusia akan menanamkan modal sekitar 25 miliar dolar AS untuk memperbaharui infrastruktur dan membangun jalur kereta sepanjang 3.500 kilometer di Korea Utara.
Hal itu merupakan bentuk timbal balik atas akses Rusia ke sumber daya alam Korea Utara.
Bukan hanya itu, kedua negara juga sebelumnya telah berencana membentuk badan bisnis dalam waktu dekat. Korea Utara dan Rusia juga telah sepakat dengan prinsip untuk menarik visa bagi setiap warga negaranya.
Dikirimnya utusan ke Rusia itu agaknya merupakan langkah maju yang dilakukan oleh Korea Utara untuk mematahkan isolasi ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara Barat dengan cara menjalin kerjasama dengan negara lainnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: