Pasalnya, ratusan ribu orang Syiah berbondong-bondong memadati kota yang dianggap suci itu untuk merayakan puncak ritual keagamaan Asyura atau hari ke-10 pada bulan Muharram dalam kalender Islam.
Perayaan Asyura yang menandai peringatan kematian cucu Nabi Muhammad Imam Hussein pada abad ketujuh dalam pertempuran di luar Karbala itu dikabarkan Associated Press berlangsung dengan damai.
Ini adalah kali pertama perayaan tersebut disorot secara ketat menyusul ancaman dari kelompok militan ISIS yang masih bergerilya di sebagian wilayah Irak dan Suriah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: