"Ini menyedihkan mendengar Presiden Obama mengatakan dalam pidato di PBB bahwa ancaman dan tantangan yang dihadapi umat manusia, dalam urutan tertentu adalah virus Ebola, Federasi Rusia, dan kemudian Negara Islam (ISIS)," kata Medvedev dalam sebuah wawancara yang ditayangkan
CNBC pada Rabu (15/10).
"Saya tidak mau meresponsnya. Ini menyedihkan. Ini semacam kelainan mental," sebutnya menyentil Obama.
Medvedev mengatakan itu di tengah tanggapannya atas pertanyaan apakah akan ada kemungkinan untuk memperbaiki hubungan antara Washington dan Moskow setelah kebuntuan panjang dalam isu otonomi Ukraina.
Dalam isu itu, AS telah menjatuhkan sanksi keuangan, pertahanan, minyak serta sektor gas. Sementara Rusia telah melarang semua impor daging, ikan dan susu dari AS dan Uni Eropa.
"Melakukannya sekarang, di tengah sanksi, akan benar-benar mustahil," tegas Medvedev, dilansir
washingtonpost.com.Sementara itu, pejabat Uni Eropa telah mengatakan bahwa pihaknya akan meninjau ulang sanksi terhadap Rusia pada akhir Oktober. Sedangkan Obama mengatakan pada bulan lalu bahwa sanksi atas Rusia bisa saja ditarik dengan catatan Rusia mendukung kesepakatan gencatan senjata di Ukraina.
[ald]
BERITA TERKAIT: