Majelis Umum PBB Pertimbangkan Hari Yoga Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Sabtu, 11 Oktober 2014, 15:25 WIB
Majelis Umum PBB Pertimbangkan Hari Yoga Internasional
ilustrasi yoga/net
rmol news logo Majelis Umum PBB berencana menggelar konsultasi informal soal rancangan resolusi "Hari Yoga Internasional" pekan depan.

Gagasan soal Hari Yoga Internasional itu sendiri diajukan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi pada sambutannya di Majlis Umum PBB di New York 27 September lalu. Ia menyebut, yoga merupakan sarana untuk menyatukan tubuh, pikiran, dan lingkungan eksternal seseorang.

"Mari kita mengadopsi Hari Yoga Internasional. Yoga mewujudkan kesatuan pikiran dan tubuh, pikiran dan tindakan, menahan diri dan pemenuhan harmoni antara manusia dan alam, pendekatan holistik untuk kesehatan dan kesejahteraan," begitu kata Modi dalam sambutan berbahasa Hindi seperti dikutip Digital Journal (Sabtu 11/10).

Modi juga menyarankan agar perubahan sikap dapat memainkan peran besar dalam mencegah perubahan iklim.

Konsultasi informal soal Hari Yoga Internasional itu sendiri akan digelar pada Selasa (14/10) pada pukul 15.00-17.00 waktu setempat di Ruang Konferensi 9 di markan besar PBB, New York.

Yoga sendiri merupakan bagian integral dari agama Hindu yang berkembang di India beberapa ribu tahun yang lalu. Beberaoa dekade terakhir yoga semakin populer di sejumlah negara lainnya, tak terkecuali Amerika Serikat. Saat ini ada sekitar 20 juta praktisi yoga di negeri paman sam itu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA