Diutarakan Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala bahwa selain menelan korban jiwa, demonstrasi tersebut juga menyebabkan beberapa wilayah hancur dan mendorong tentara memberlakukan jam malam di beberapa bagian di tenggara Turki.
"Kapolda Bingol juga mengalami luka serius dalam serangan itu. Selain itu, dua polisi ditembak mati di Bingol pada Kamis malam (9/10) saat meninjau tempat kejadian demonstrasi," kata Ala, seperti dilansir
AFP (Sabtu, 11/10).
Dalam bentrokan yang meletus di 35 kota ini mengakibatkan korban luka yang terdiri dari 221 warga sipil dan 139 petugas keamanan termasuk polisi. Lebih dari 1.000 orang ditahan dan 58 orang resmi ditangkap karena keterlibatan mereka dalam protes yang menyebabkan kerusakan pada 212 sekolah.
"Kekerasan ini harus segera dihentikan. Setiap orang harus mengakhiri insiden ini. Kita semua harus berdiri dalam solidaritas satu sama lain," tandas Ala.
Demonstrasi yang terjadi dalam empat hari terakhir ini merupakan bentuk kemarahan warga pro-Kurdi kepada pemerintah Turki yang dinilai lamban dalam menyelamatkan Kota Kobane di perbatasan Suriah dan Turki dari gempuran militer ISIS.
[ian]
BERITA TERKAIT: