Masyarakat Indonesia berkumpul di KBRI Moskow untuk merayakan hari raya Idul Adha 1435 H. Mereka antara lain staf dan pegawai KBRI Moskow, baik yang berkewarganegaraan Indonesia maupun asing, para guru Sekolah Indonesia Moskow (SIM), dan para mahasiswa Indonesia yang belajar Rusia.
Ibadah sholat Ied dimulai pada pukul 9 pagi waktu setempat (Sabtu, 4/10), bertempat di Aula KBRI Moskow. Bertindak sebagai imam sholat Ied adalah A. Gunawan Witjaksono dan sebagai khotib Syaripudin Zuhri.
Dalam khotbahnya, Syaripudin Zuhri menekankan manfaat berkurban bagi umat Muslim dan makna pengorbanan dengan pemotongan hewan kurban sebagai simbol. Ditambahkan pula bahwa pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari.
"Melalui peringatan Idul Adha, agar kita semua tetap bersatu dan menjaga silaturahmi sebagai bangsa Indonesia," ujar Darmawan Suparno selaku Ketua Himpunan Persaudaraan Islam Indonesia (HPII), yang juga sebagai Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (5/10).
Seusai sholat bersama, kehangatan kebersamaan masyarakat semakin terasa dengan bersalam-salaman dan bersilaturahmi. Selanjutnya, acara makan bersama dengan sajian kuliner khas Indonesia seperti ketupat, ayam opor, gulai, telur balado, kue kecil dan beragam makanan khas Indonesia lainnya.
"Biasanya makanan seperti ketupat dan opor ayam selau menjadi makanan yang paling ditunggu pada saat perayaan lebaran haji," kata Darmawan.
"Meskipun diperingati dalam suasana awal musim dingin namun bukan merupakan halangan untuk umat muslim Indonesia untuk melaksanakan shalat Idul Adha di KBRI Moskow," ujar Wakil Kepala Perwakilan RI, Nugroho Setyadie, yang saat ini menjadi KUAI KBRI Moskow.
[wid]
BERITA TERKAIT: