Menurut biografi singkat yang dikeluarkan pemerintah, Younger adalah mantan tentara yang pernah menjadi mata-mata dalam membantu memimpin pertahanan kontra teroris dalam Olimpiade 2012 di London.
Ia juga pernah bekerja untuk M16 di Eropa, Timur Tengah, dan Afghanistan sejak tahun 1991.
"Saya senang dan merasa terhormat untuk menjadi Kepala SIS dan memimpin salah satu badan intelijen terbaik di dunia. Saya bertekad untuk membangun dan membawa ide-ide saya untuk SIS," janji Alex,seperti dikabarkan
Reuters.
Penunjukkan Alex juga mendapat respon positif di kalangan pejabat Inggris.
"Latar belakang dan pengalamannya menempatkan dia dalam posisi yang sangat baik untuk mengarahkan lembaga (M16) melalui masa penuh gejolak dalam politik dan keamanan internasional," kata Direktur Studi Keamanan dan Ketahanan Nasional di Royal United Service Institute di London, Charlie Edwards.
Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond, juga menaruh banyak harapan kepada Alex.
"Pekerjaan SIS adalah pekerjaan kelas dunia, dan memiliki operasi penting untuk keselamatan dan keamanan Inggris. Alex akan membawa banyak pengalamannya yang relevan, termasuk pengalamannya di Afghanistan, dan membantu menjaga kemananan negara selama Olimpiade London 2012," kata Hammond.
[wid]
BERITA TERKAIT: