Aksi tersebut dilakukan Akon di tengah konsernya di Goma, Kongo akhir pekan lalu. Ia bergulir ke tengah sekitar 60 ribu penonton yang histeris melihat sang idola.
Alih-alih kreatif,
Daily Mail pada Jumat (3/10) mengabarkan, aksi Akon itu justru dituding merupakan caranya agar terhindar dari virus Ebola ketika berinteraksi dengan para penggemarnya. Mengingat di Kongo tercatat ada 42 orang yang telah tewas akibat terkena wabah mematikan itu.
Namun demikian, tudingan tersebut agaknya tidak mendasar mengingat Akon sebelumnya juga pernah melakukan aksi serupa ketika menggelar konser di sejumlah tempat lainnya seperti Perth dan Dubai pada tahun 2010 lalu.
Selain itu Akon juga bukan satu-satunya penyanyi yang melakukan aksi tersebut, band rock asal Amerika Serikat The Flaming Lips juga pernah menyapa para penggemarnya dengan masuk dalam bola plastik transparan semacam itu.
Konser yang digelar Akon di Kongo itu merupakan konser gratis yang dihelat oleh badan amal Peace One Day demi mendukung Hari Perdamaian Internasional PBB. Kongo diketahui merupakan negara di Afrika yang mengalami kerusuhan sejak 20 tahun terakhir dan tercatat pernah terjadi serangkaian perang sipil berdarah.
Akon sendiri pernah dinobatkan sebagai selebriti paling berpengaruh kelima di Afrika versi majalah Forbes tahun 2011 lalu. Ia juga memiliki badan amal sendiri yang dibuat untuk menangani anak-anak miskin di Afrika yang disebut Konfidence Foundation. Selain itu akon juga tercatat memiliki sebuah tambang berlian di Afrika Selatan.
[mel]
BERITA TERKAIT: