Paus Fransiskus: Tak Ada yang Berhak Gunakan Nama Agama Untuk Kekerasan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 22 September 2014, 14:20 WIB
Paus Fransiskus: Tak Ada yang Berhak Gunakan Nama Agama Untuk Kekerasan
paus fransiskus/net
rmol news logo Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Fransiskus menyerukan bahwa tidak ada satupun orang di muka bumi ini yang dapat melakukan tindakan kekerasan dengan membawa nama agama.

"Tidak ada seorang pun yang bisa menganggap dirinya sebagai pakaian baja Tuhan ketika merencanakan dan menjalankan tindakan kekerasan dan penindasan," kata Paus di hadapan para diplomat di istana kepresidenan di ibukota Albania, Tirana (Minggu, 21/9).

Paus tidak secara spesifik merujuk atau menyebut nama kelompok tertentu dalam pernyataannya. Namun ia mencela siapapun yang mengkampanyekan semangat agama di jalur yang tidak tepat dengan melibatkan kekerasan sehingga mencegah harmoni antara orang-orang dari agama yang berbeda.

"Tidak seorangpun bisa menggunakan nama agama sebagai alasan untuk menindas martabat serta hak dasar manusia dari setiap pria ataupun wanita, yakni hak untuk hidup serta hak bagi setiap orang untuk memeluk agama serta keyakinannya masing-masing," tegasnya dikutip CNN.

Paus sendiri memuji Albania sebagai salah satu negara Balkan yang berhasil membuktikan koeksistensi damai antara warga serta komunitas dari berbagai agama serta keyakinan yang berbeda.

Ia menyebut, perdamaian agama di negara yang relatif baru itu berhasil menjalankan konsep kebebasan beragama.

Albania sebdiri diketahui merupakan negara dengan 56 persen populasi Muslim, 10 persen Katolik, dan 7 persen Ortodoks.

Paus menyebut, suasana saling menghormati antar sesama pemeluk agama yang terjadi di Albania merupakan hadiah yang berharga. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA