Malam Budaya ASEAN di Oslo, Kesenian dan Kuliner Indonesia Jadi Favorit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Jumat, 19 September 2014, 03:52 WIB
Malam Budaya ASEAN di Oslo, Kesenian dan Kuliner Indonesia Jadi Favorit
rmol news logo Penampilan seni budaya Indonesia menjadi satu-satunya yang mendapat tepuk tangan meriah atau standing ovation di sepanjang acara Malam Budaya ASEAN 2014 (ASEAN Cultural Night 2014), di Storsalen Menighet, Oslo (Rabu, 17/9).

Pesona tari Nandak Ganjen yang ditarikan lincah oleh Fatimah dan Safrini, serta pertunjukan angklung KBRI Oslo yang membawakan lagu Heal the World karya Michael Jackson tampaknya sangat menawan hati para hadirin. Bahkan, pertunjukan angklung yang dibawakan tim dari KBRI Oslo tersebut menjadi satu-satunya pertunjukan yang menuai standing ovation. Demikian disampaikan dalam rilis yang dikirim staf Pensosbud KBRI Oslo, Dyah Kusumawardani.

Sebetulnya, Malam Budaya ASEAN tersebut diikuti empat Kedubes negara anggota ASEAN di Oslo, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand dan Vietnam guna memperingati HUT ASEAN ke-47 dan untuk semakin menguatkan gaung ASEAN di Eropa, khususnya di Norwegia.

Selain tari Nandak Ganjen dan pertunjukan angklung Indonesia, hadirin juga disuguhi fashion show oleh tim Filipina yang memperkenalkan kain olahan serat khas negara tersebut. Thailand mempersembahkan tari Kinnaree dan Khon serta permainan Ranat (xylophone khas Thailand), sementara Vietnam menampilkan permainan biola dan piano.

Acara ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan, setelah acara serupa sukses pada tahun 2012.

Sekitar 300-an orang tamu undangan dari kalangan Pemerintah, korps diplomatik, kalangan bisnis, relasi masing-masing Kedubes dan tokoh masyarakat hadir pada kesempatan sore  yang cerah tersebut, termasuk Kepala Protokol Istana/Dirjen Protokol Kemlu, Merete Brattested.

Dubes RI di Oslo, Yuwono A. Putranto, menyampaikan bahwa dengan keempat Kedubes ASEAN melakukan kegiatan bersama, maka promosi dan gaung ASEAN sebagai suatu kawasan akan semakin terdengar khususnya bagi kalangan masyarakat setempat.

"Apalagi sekarang Norwegia telah mengaksesi ASEAN Treaty of Amity and Cooperation (TAC),’’ jelas Dubes Yuwono.

Dubes Yuwono menambahkan, kegiatan dalam skala besar semacam ini sangat efektif bila dibandingkan dengan tiap Kedubes melakukan kegiatan terpisah.

Acara ini terselenggara dengan dukungan Thai Airways, perusahaan travel 1-2Travel dan Eviva Tour, serta perusahaan importir Scanesia dan Scanasia. Di masa mendatang, keempat Kedubes negara-negara ASEAN berkomitmen untuk menyelenggarakan kembali acara bersama untuk semakin menguatkan kehadiran ASEAN di Norwegia. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA